Biru

BiruImage

*sepatu biru kesayangan*

 

Kata orang biru itu kelabu. Ah, tidak juga. Buktinya banyak anak muda bahkan manula suka film Biru. Membicarakan biru memang tidak sebatas warna atau kondisi perasaan.  Aku menyukai Biru. Bukan warna biru. Tapi, ketika SMU aku pernah tergila gila pada Biru muda. Sekarang tidak lagi, aku masih suka pada Kuning. Mungkin karena partai Biru tak lagi menarik #loh.  Mari meluaskan Biru. Saya lebih teringat akan Laut dan langit jika Biru disebut.

Ombak, laut dan langit ibarat seperangkat alat ginting ganja yang bisa memabukkan dan membikin lupa siapa presiden mu saat ini. Saya menjelma menjadi pecandu ombak dan aroma pasir asin laut setelah menghabiskan masa kecil sebagai manusia takut laut. Saya pernah takut laut sampai saya dengar orang bilang “kalau kamu takut laut, berarti dosamu banyak”. Entah sejak kapan saya mengenal dosa lalu takut. Semasa kecil. Dan sekarang saya tak lagi takut laut. Apa karena saya sudah berbeda menyikapi dosa? Tidak usah membahas dosa nanti saya berdosa.

Image

*Pantai Biru Tuhan Punya*

Lalu biru siapa punya? Biru punya siapapun yang menikmatinya.

Pilih saja Biru-mu.

Ingin Biru dalam partai, Biru dalam keadaan, atau lebih tertarik pada film Biru?

Aku pilih Biru dalam Laut.

Kan aku sudah bilang, aku pecandu ombak dan aroma asin pasir laut.

Image

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s